Belanja

Mengelola Sebuah "Pusat Kesenian" Adalah Juga Mengembangkan Proses Belajar Bersama

Mendorong aneka percobaan dalam kesenian dan merangsang tumbuhnya bakat-bakat baru seniman dan pengelola seni selalu bertali-temali dengan mengembangkan masyarakat penonton. Kreativitas adalah milik semua pihak: seniman, pemangku kesenian, penonton. Masyarakat yang maju dan demokratis adalah mereka yang menyuburkan imajinasi dan daya cipta.

Meningkatkan segi-segi edukasional adalah bagian penting kiprah kami dalam tiga-empat tahun terakhir ini. Kami telah menyelenggarakan serangkaian kelas menulis kreatif dan seni peran; kelas filsafat, misalnya, yang terbuka untuk umum. Juga wisata sastra ke Bogor dan Surakarta dan wisata seni rupa ke Yogyakarta—apresiasi yang menggirangkan.

Dalam berbagai sajian seni pertunjukan dan seni rupa, kami juga berupaya supaya pemirsa bisa terlibat dengan temu seniman, diskusi dan lokakarya. Ada juga ceramah sejumlah tokoh mumpuni tentang berbagai pokok kemasyarakatan. Pembelajaran demikian akan terus kami kembangkan dengan sungguh-sungguh dalam waktu dekat ini.

Aneka festival kecil kami pada tahun ini adalah Jazz Buzz, Helateater dan Helatari, masing-masing menampilkan seniman-seniman muda usia dan karya-karya baru. Kami juga menyelenggarakan Bienal Sastra Salihara, kali ini yang kesembilan pada Oktober dengan tema Amerika Latin. Ini adalah semacam refleksi tentang betapa dekat kita dengan kawasan itu, dengan berbagai tema dari benua itu yang pernah merangsang imajinasi sosial-budaya di Tanah Air, misalnya teori ketergantungan, teologi pembebasan, sastra dan seni rupa “realisme magis”.

Demikianlah, pemirsa yang budiman. Dukungan dan keikutsertaan anda sekalian sangat utama dalam mengembangkan Komunitas Salihara. Selamat Tahun Baru 2017.

Komentar(0)

Plain text

  • Web page addresses and e-mail addresses turn into links automatically.
  • Lines and paragraphs break automatically.