Teror Tiga Lakon dalam Tiga Hari

Putu Wijaya bersama Teater Mandiri masih ampuh menebar teror bagi para penonton pementasannya. Tiga lakon berjudul Bila Malam Bertambah Malam, Hah, dan Jpret yang berturut-turut dipentaskan di Teater Salihara, Jumat-Minggu (11-13/04)

Selengkapnya

70 Tahun Putu Wijaya di Ujung Helateater

Helateater Salihara 2014 ditutup oleh penampilan Teater Mandiri. Penampilan Teater Mandiri sekaligus menjadi penanda genap 70 tahun usia Putu Wijaya. Selain menjadi penutup Helateater Salihara 2014, pementasan Teater Mandiri menjadi puncak rangkaian ulang tahun Putu Wijaya

Selengkapnya

Bincang Sore Taman Salihara

Sebagai pelakon, Ine kini lebih banyak muncul di panggung teater dan orang sibuk di balik layar film. Sinetron yang gemerlap tak lagi dia geluti. “Saya sendiri tidak tahu apa jawabnya,” kata Ine tentang keasyikannya pada teater.

Selengkapnya

Koleksi, Kolektor, Publik

Art collection atau koleksi seni sudah dimulai sejak zaman Renaisans yang berlanjut hingga kini. Pada masa itu hanya para bangsawan yang gemar sekaligus dapat mengoleksi karya seni.

Selengkapnya

Dari Dunia Pengoleksian Seni Rupa Indonesia

Orang Indonesia pertama yang mengoleksi karya seni adalah Presiden Sukarno. Dia adalah orang yang tekun mengumpulkan lukisan, membelinya, menyimpannya, mengurasinya dengan gayanya sendiri.

Selengkapnya

Horor Jimat Cakar Monyet

Mainteater menunjukkan bahwa ketegangan yang mendirikan bulu roma tidak harus berasal dari sosok menakutkan. Cerita yang membumi, kekuatan pemeranan serta tata artistik Mainteater menghadirkan ketegangan sekaligus teror menyeramkan bagi penontonnya.

 

Selengkapnya

Metamorfosis: Lakon Surrealis dalam Pendekatan Realis

Memanggungkan lakon asing di hadapan penonton lokal adalah sebuah pertaruhan. Terjebak pada naskah asli demi menjaga orisinalitas atau mengadaptasi adalah dua pilihan yang sering dilakukan para pegiat teater, terlebih-lebih di Indonesia.

Selengkapnya

Akrobat Basah dalam Lakon Drop

Helateater Salihara 2014 kembali memberi panggung kepada Rictus. Jika pada Helateater tahun lalu kelompok teater sirkus asal Prancis ini memainkan Warm, kini mereka memanggungkan Drop di Teater Salihara, Jumat-Sabtu (14-15/3) lalu. Sama dengan tahun lalu, Rictus kali ini kembali berkolaborasi dengan Sha Ine Febriyanti.

Selengkapnya

Kolong Meja Monokrom Hanafi

Hanafi tetap setia di jalan abstrak. Kolong meja tempat dia biasa melukis pada masa kanak-kanak masih tetap menghantuinya. Namun, tak selamanya kolong meja dan lukisan abstrak dari tangan pelukis asal Purworejo ini kaya warna. Pada pameran bertajuk Migrasi Kolong Meja #3 yang digelar di Galeri Salihara hingga 29 Maret mendatang menjadi bukti kolong meja Hanafi punya rupa monokrom.

Selengkapnya

Kesempatan Berkarier di Komunitas Salihara

Komunitas Salihara, pusat kebudayaan dan pusat pendidikan di Jakarta Selatan, membutuhkan karyawan untuk posisi Penulis, Staf Resources & Development, Staf Program, Staf Penggunan Ruang, Staf Promosi,Staf Penjualan Tiket, Staf Hubungan Media.

Selengkapnya

First  |  Prev |   1  2  3  4  5  6  7  8  9  10   | Next  |  Last  
Halaman 1/37

Please Wait

We are processing your request.

Please do not refresh this page.