Demokrasi Berbagi: Mobilisasi pengetahuan dan informasi[1]
Roby Muhamad, Ph.D | Fakultas Psikologi, Universitas Indonesia
Alasan yang mendukung sistem demokrasi seringnya mengacu pada superioritas nilai-nilai yang dianggap mendasari demokrasi, seperti kebebasan, kesetaraan, dan pluralisme.

Tanpa menafikan pentingnya nilai-nilai tersebut, perlu juga kita pikirkan alsan lebih praktis mengapa demokrasi merupakan sistem terbaik untuk memecahkan masalah di era global. Wajar kita bertanya bagaimana demokrasi mampu mengelola keragaman yang begitu tinggi yang dimiliki Indonesia dan membuat keragaman jadi kekuatan utama bangsa ? Jika memang mampu, lalu bagaimana caranya ?
Secara konseptual, tantangan terbesar yang dihadapi Indonesia adalah bagaimana mengelola keragaman. Keragaman perlu dikelola untuk menekan konflik dan, yang lebih penting, adalah pemanfaatan keragaman untuk menyelesaikan berbagai masalah. Keragaman adalah modal utama bangsa untuk sintas dalam dunia global yang semakin terkoneksi satu sama lain. Globalisasi memberikan dampak positif dan negatif, tetapi yang pasti globalisasi meningkatkan ketidakpastian. Ketidakpastian muncul dari terbentuknya koneksi-koneksi baru sehingga apa yang terjadi di tempat lain akan dengan cepat terasa efeknya oleh kita. Efek jejaring inilah yang meningkatkan ketidakpastian. Akibatnya, perubahan terjadi dengan cepat sehingga solusi terbaik saat ini akan cepat kadaluwarsa.
- Demokrasi Berbagi(0 view)
- Diskusi Sosial Media(0 click)
English






Discussion 2 Comments