Demokrasi Berbagi


Demokrasi Berbagi: Mobilisasi pengetahuan dan informasi[1]
Roby Muhamad, Ph.D | Fakultas Psikologi, Universitas Indonesia

Alasan yang mendukung sistem demokrasi seringnya mengacu pada superioritas nilai-nilai yang dianggap mendasari demokrasi, seperti kebebasan, kesetaraan, dan pluralisme.

Roby Muhamad

Tanpa menafikan pentingnya nilai-nilai tersebut, perlu juga kita pikirkan alsan lebih praktis mengapa demokrasi merupakan sistem terbaik untuk memecahkan masalah di era global. Wajar kita bertanya bagaimana demokrasi mampu mengelola keragaman yang begitu tinggi yang dimiliki Indonesia dan membuat keragaman jadi kekuatan utama bangsa ? Jika memang mampu, lalu bagaimana caranya ?

Secara konseptual, tantangan terbesar yang dihadapi Indonesia adalah bagaimana mengelola keragaman. Keragaman perlu dikelola untuk menekan konflik dan, yang lebih penting, adalah pemanfaatan keragaman untuk menyelesaikan berbagai masalah. Keragaman adalah modal utama bangsa untuk sintas dalam dunia global yang semakin terkoneksi satu sama lain. Globalisasi memberikan dampak positif dan negatif, tetapi yang pasti globalisasi meningkatkan ketidakpastian. Ketidakpastian muncul dari terbentuknya koneksi-koneksi baru sehingga apa yang terjadi di tempat lain akan dengan cepat terasa efeknya oleh kita. Efek jejaring inilah yang meningkatkan ketidakpastian. Akibatnya, perubahan terjadi dengan cepat sehingga solusi terbaik saat ini akan cepat kadaluwarsa.



[1] Bahan diskusi Social Media untuk Revolusi, Salihara, Sabtu 14 Agustus 2010

Unduh Makalah
Related Links

Discussion 2 Comments

  1. guntur says:
    yang menarik bagi saya dari diskusi social media untuk revolusi semalam adalah revolusi atau perubahan sosial tidak bisa diprediksi. namun yg perlu dapat tanggapan, seperti yg disampaikan oleh mas roby muhamad, ciri dari media sosial adalah kekuatannya bukan pada subtansi ide tapi pada aspek penyebaran. selain itu, fenomena media sosial terjadi karena malas atau bosan atau tidak ada kerja, atau terkena macet (twitter dan facebook misalnya). hal ini juga, "penularan" apapun melalui media sosial bisa dilihat dan dibaca secara statistik dan saintifik. ada yg disebut "epidemi".
  2. Tapi seiring meningkatnya derajat ketidak pastian juga meningkatkan kemungkinan untuk maju melesat dengat cepat..
Leave a comment



Input Text Above

Please Wait

We are processing your request.

Please do not refresh this page.