Hukum & Kontribusinya Terhadap Potensi Kekerasan: Perspektif Socio-Legal


Makalah
Hukum & Kontribusinya Terhadap Potensi Kekerasan: Perspektif Socio-Legal
Oleh: Sulistyowati Irianto

Diskusi Akar Kekerasan

Pengantar

Tulisan ini mempersoalkan prinsip ”netralitas”, ”obyektifitas” hukum, dan ”persamaan di muka hukum”, yang sangat diagungkan dalam paradigma hukum arus utama. Padahal hukum sebagai sebuah text tidak berada di ruang kosong, artinya hukum barulah memiliki makna ketika dalam praktik hukum, ia diinterpretasi tidak hanya oleh penegak hukum dan para elit, tetapi juga oleh warga masyarakat luas. Dalam hal ini hukum adalah text yang memiliki ”seribu” wajah, yang bisa diinterpretasi oleh siapapun dan untuk kepentingan apa saja. Oleh karenanya hukum juga dapat dipelajari tidak hanya oleh ilmu hukum, tetapi juga sosio-legal studies, secara interdisipliner dengan meminjam ilmu-ilmu sosial dan humaniora.

Bagaimanakah hukum memproyeksikan kelompok yang tidak diuntungkan (disadvantaged groups), utamanya orang miskin, perempuan dan kelompok minoritas termasuk agama minoritas ? Apakah hukum memperhitungkan pengalaman dan realitas mereka ? Apakah hukum memberi keadilan kepada mereka ?

Benarkah keadilan hukum identik dengan keadilan sosial? Bagaimanakah hukum yang ”netral” dan ”obyektif” justru berdampak merugikan kelompok minoritas dan perempuan ?

Selanjutnya Unduh Makalah

Related Links

Discussion 0 Comments

Leave a comment


Input Text Above

Please Wait

We are processing your request.

Please do not refresh this page.