
Selaku Pembuka
Pembaca dan pemirsa yang budiman.
Dengan perhatian dan dukungan anda sekalian, penyusunan dan pelaksanaan program Komunitas Salihara jadi semakin baik. Di tangan anda kini terdapat kalendar acara kami Januari-Maret 2012. Ini kalender tiga bulanan, yang akan berlaku demikian seterusnya; seperti anda tahu, tahun lalu kalender acara kami masih dua bulanan. Ancangan program Dewan Kurator kami semakin berjangka ke depan. Dengan ini, kami percaya, produksi seni di satu pihak, dan minat penonton di lain pihak, akan terpacu lebih saksama.
Sebagian besar acara di tahun ini kami hadirkan dalam paket-paket, katakanlah semacam festivalfestival alit, yang memudahkan pemirsa terlibat ke dalam jenis-jenis kesenian atau tema-tema yang mengakrabi mereka dalam jangka waktu tertentu. Misalnya saja Salihara Jazz Buzz, yang selama dua akhir-pekan Januari-Februari akan menghadirkan, berturut-turut, grup-grup Dony Koeswinarno, Tohpati Ario Hutomo, Bintang Indrianto, dan Dewa Budjana.
Pada bulan Maret, anda akan dapat menghikmati tema tentang bagaimana tubuh diwujudkan dalam berbagai lingkungan budaya. Ada empat seri ceramah di bawah tajuk Erotika dan Hasrat Manusia oleh berbagai pakar-penulis; dan sebuah pameran foto berjudul Tubuh dan Bentuk oleh Nico Dharmajungen.
Pada bulan April-Mei kami akan hadir rangkaian acara dengan tajuk Menjunjung Bunda Bumi, di mana para seniman perempuan dari berbagai disiplin dan latar belakang menampilkan visi mereka tentang keperempuanan dan lingkungan hidup.
Seri-seri kuliah umum yang akan dapat anda nikmati adalah tentang keutamaan dalam filsafat Eropa Klasik (April-Mei), kebahasaan dan filsafat bahasa (Juni), dan mistisisme dalam Islam (Agustus, Ramadhan).
Pada bulan Juni, kami akan menghadirkan Forum Teater Naskah Adaptasi: Memahami Liyan. Di gelanggang ini, kelompok-kelompok terkemuka di tanah air akan mementaskan naskah-naskah, antara lain, Ugo Betti, Slavomir Mrozek, August Strindberg, dan Samuel Beckett. Ini adalah persembahan seni peran dan penyutradaraan yang piawai yang dinantikan para peminat teater.
Rangkaian acara tahun ini dibuka dengan pameran seni rupa Rupa Belanja, Rupa Kota (Januari)—gelaran karyatanggapan tiga kelompok seniman tentang kultur urban di Bandung, Jakarta, dan Jogjakarta—dan akan berpuncak pada Festival Salihara pada bulan September-Oktober. Festival Salihara (kini yang keempat) adalah pesta seni pentas dua-tahunan yang memberikan kombinasi-acara yang bersifat puncak: sejumlah kelompok seni pentas dari, misalnya, Jerman, Finlandia, Nederland, Jepang, Korea Selatan, Hong Kong, dan Indonesia, akan memberi kita sajian berkelas dunia.
Kami percaya bahwa minat, pengetahuan, dan aspirasi pemirsa meluas sesuai sejalan dengan makin tingginya tantangan dan kompleksitas kehidupan kita. Rangkaian acara kami sudah barang tentu terancang untuk itu.
Dengan memelihara kebaruan dan keragaman, kita semua mengupayakan kehidupan bangsa yang lebih sehat dan tercerahkan. Kami ucapkan terima kaih tak terhingga kepada anda sekalian—para pemirsa, sahabat, lembaga-mitra, sponsor, donatur, media, para seniman dan seluruh pengisi acara—yang telah mendukung kami menyelenggarakan tidak kurang dari 150 pementasan, pameran, ceramah dan diskusi sejak Agustus 2008. Dan,
Selamat Tahun Baru 2012.
English







Discussion 0 Comments