Rupa Seni Rupa Video

Rekaman video pada dasarnya adalah tangkapan citra dari sebuah obyek. Bisa obyek tak bergerak, realita, atau bahkan sekadar jejalan efek visual.

Selengkapnya

Jurnal dari Luar Menara Gading

Setelah beberapa waktu tidak lagi terbit, jurnal kebudayaan Kalam kembali hadir. Jurnal kebudayaan ini bersetia menjadi sebuah jurnal kebudayaan yang berada di luar menara gading kampus. Berbeda dari edisi-edisi yang sudah lalu, nomor ini Kalam terbit secara online

Selengkapnya

Habis Realis Terbitlah Horor

Tahun depan kami mengusung tema metamorfosis dari manusia ke bukan manusia,’’ kata Sitok Srengenge, kurator teater Komunitas Salihara. Pilihan pada lakon-lakon dengan nafas metamorfosis itu disebut Sitok boleh dianggap sebagai kritik atas modernitas.

Selengkapnya

Perjalanan Para Intelektual dan Pencarian Kembali Kemanusiaan

lmu-ilmu sosial-humaniora telah beberapa waktu lamanya berada dalam krisis, meski tak semua orang yang menekuni kedua bidang ini menyadarinya. Eksplorasi teoretis yang esktrem terhadap struktur dan bentuk, serta perkembangan teori-teori kritis yang diilhami oleh posmodernisme, telah menyebabkan ilmu-ilmu sosial-humaniora tenggelam dalam keasyikan mengutak-atik bentuk secara pedantik serta kecanduan permainan imajinasi dan bahasa yang tak berbatas.

Selengkapnya

Antara Cinta, Nafsu, dan Kematian

Memerankan Phaedra yang seorang ratu, ibu satu putri, dan jatuh cinta pada putra tirinya menjadi tantangan bagi Lita Pauh Indrajaya. “Phaedra begitu berhasrat dan jatuh cinta pada Hipolitus dan nekat bunuh diri dengan meninggalkan fitnah telah diperkosa putra tirinya itu,” katanya.

Selengkapnya

Pentas Pertama Cinta Phaedra

Sarah Kane mengadaptasi Phaedra karya Seneca menjadi lakon berjudul Phaedra’s Love pada 1996. Lakon itu kemudian diterjemahkan oleh Yudi Aryani menjadi Cinta Phaedra dan versi adaptasinya dipanggungkan oleh Saturday Acting Club (SAC) dari Yogyakarta.

Selengkapnya

Tafsir Pinggir Perlawanan Tanpa Akhir

Setiap puisi sesederhana apa pun pada hakikatnya adalah sebuah labirin. Karena itu berada dalam ruang bahasa yang penuh dengan badai bunyi dan hutan kata yang kadang-kadang tak tepermanai, siapa pun tak terhindarkan harus berhadapan dengan aneka teka-teki, aneka enigma.

Selengkapnya

Membaca Hikayat Srengenge Muda

Membaca puisi-puisi awal Sitok Srengenge, puisi-puisi yang ditulisnya semasa SMA dan kuliah, terasa benar pergolakan dan pencarian seorang pemuda akan makna hidup. Pencarian? Hmm, mungkin terdengar klise.

Selengkapnya

The Crescent Moon: The Asian Face of Islam in New Zealand

The Crescent Moon: The Asian Face of Islam in New Zealand adalah pameran fotografi tentang muslim Asia yang bermukim di Selandia Baru. Pameran yang digelar di Galeri Salihara, 08-13 Juli 2013, ini menampilkan foto dan cerita pribadi dari 37 individu—termasuk dua orang Indonesia yang bermukin di Selandia Baru.            Masyarakat Selandia Baru adalah masyarakat toleran, di mana orang-orang dengan perbedaan etnisitas dan keyakinan pada umumnya disambut dan diterima. Pameran ini menggambarkan keragaman yang signifikan dalam komunitas muslim di Selandia Baru, dan mengisahkan cerita dan pengalaman yang beragam dari 37 muslim di Selandia Baru melalui suara mereka sendiri.

Selengkapnya

Seni Jalanan Bernama Mural

Mural sebagai sebuah seni di jalanan pada dasarnya netral, tanpa nilai. Namun begitu, netralitas mural memberi celah untuk menjadikannya mengandung nilai-nilai tertentu dari pembuatnya. Bisa sarat nilai politik hingga hiburan. Pengalaman Andi Rharharha dan Samuel Indratma berkutat dengan mural menunjukkan hal itu. Mereka menjadi pembicara dalam diskusi Street Art: Antara Seni dan Politik di Serambi Salihara, Selasa (02/07).

Selengkapnya

First  |  Previous |   5  6  7  8  9  10  11  12  13  14   | Next  |  Last  
Halaman 10/40

Please Wait

We are processing your request.

Please do not refresh this page.