Tari Telanjang Tanpa Rangsang

Tubuh telanjang tidak selalu menjadikan pelihatnya terangsang. Tari telanjang pun juga tak selalu berkutat dalam bingkai erotis pemancing syahwat. Dalam konteks ini, Amour, acide, et noix (2001) dari Daniel Léveillé Danse (Kanada) menjadi contohnya. Penampilan mereka dalam Festival Salihara Keempat Selasa (09/10) lalu memukau 230-an penonton di Teater Salihara.

Selengkapnya

Tentang Dosa Tubuh

Tubuh acap menjadi objek dari pemaknaan para pemilik dan pelihatnya. Ekspresi pemaknaan atas tubuh lantas menempatkannya berlumur stigma. Tubuh tak lagi polos bebas nilai seperti awal ia terlahir. Pemaknaan kultural, religi, politik, hingga soal ekonomi pada tubuh telah melekat erat padanya dengan rupa-rupa nilai. Tubuh terbuka berkubang dosa, tubuh tertutup berkalang kesalihan, dan lainnya. Pertanyaan tentang apa dosa tubuh di tengah riuh pelekatan makna lantas meruap.

Selengkapnya

Keluarga Badak Luar Angkasa

Gerai Salihara menjadi lokasi peluncuran art toys karya Marine Ramdani dan Marwah Islami alias Ais. Dua perupa asal Bandung itu melepas seri baru Hybrid Rhino keluarga Jouwe yang selama ini sudah melanglang hingga negeri seberang. Karakter baru keluarga Jouwe adalah Plum, badak luar angkasa yang terdampar di Ujung Kulon dan membuatnya bertemu dengan badak setempat ayah Jouwe, Bismarck.

Selengkapnya

Masih tentang Pusaka Nusantara, Logika dan Seks

Ayu Utami kembali menerbitkan novel, judulnya Lalita. Novel ini adalah buku kedua dalam serial Bilangan Fu, sebuah novel induk yang akan menurunkan 12 seri kisah terpisah. Selain sebagai kisah petualangan, serial ini selalu mengandung dua  teka-teki atau misteri yang berhubungan dengan khazanah kebudayaan Nusantara, logika atau cara berpikir, dan seks.

Selengkapnya

Sihir Tango Minus Goyang

TANGO acap kali diidentikkan dengan gerak tari. Goyang dan tango memang kadung melekat bagi banyak orang hingga melupakan bahwasanya tango sebenarnya adalah sebuah jenis aliran musik seperti jazz dan lainnya.Tango sebagai musik minus goyang ditunjukkan dengan apik oleh Kraayenhof Tango Ensemble (KTE) di Teater Salihara Sabtu malam tadi.

Selengkapnya

Antara Adiluhung dan Adiluwung

BHARATAYUDHA adalah kisah sakral dalam epos pewayangan Mahabharata. Lakon tersebut sering dianggap sakral oleh banyak kalangan. Sebagai babak akhir pertarungan Pandawa dan Kurawa, Bharatayudha lantas diidentikkan sebagai perjumpaan penting antara kutub positif dan negatif, kebaikan dan kebatilan. Di tangan Ki Jlitheng Suparman bersama Wayang Climen lewat lakon Nirasmara, klimaks Mahabharata itu buyar oleh aksi mogok seks para perempuan pengikut Pandawa dan Kurawa.

Selengkapnya

Duo Piano dengan Spektral Musik

SETELAH dibuka oleh Aksan Sjuman bersama Rumah Karya Sjuman, Festival Salihara Keempat kembali menampilkan pertunjukan musik di Teater Salihara.  The Sandee/Van Nieukerken Pianoduo dari Belanda meramaikan festival pada Selasa dan Rabu (25-26 September). Duo pianis Laura Sandee dan Anna van Nieukerken membawakan karya-karya besar beberapa komposer dunia.

Selengkapnya

Ringan Penuh Isi untuk Pembuka Festival

AKSAN Sjuman menjadi penampil pembuka Festival Salihara Keempat, Sabtu malam tadi. Dia menampilkan karya yang dirangkum dalam konser bertajuk Glimpse: Music for Drums and Mixed. Malam nanti, Aksan kembali membawakan karya serupa dengan durasi 50 menit ini di gedung Teater dan Galeri Salihara. Selain Aksan, sore kemarin, Sir Dandy dan KunoKini juga menjadi pengantar awal sebelum dibukanya Festival Salihara Keempat yang berlangsung hingga 24 Oktober mendatang.

Selengkapnya

Duapuluh Tahun Kemudian...

Sebuah buku adalah sebuah kisah cinta.
Saya mengenalnya duapuluh tahun silam. Dia seorang wartawan muda. Saya juga. Dia lelaki, saya perempuan. Dia lebih tua dari saya, dan lebih berpengalaman, tapi karena satu dan lain hal kami sama-sama jadi anak baru di kantor pers itu. Tampangnya sama sekali tidak mengesankan, dan ia tak banyak bicara. Tapi sesuatu yang istimewa tentangnya segera tampak. Suatu hari ia lenyap.

Selengkapnya

Tragedi 1965 Dalam Novel Ronggeng Dukuh Paruk

Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari dibuka dengan lanskap tatapan burung (dalam arti sebenarnya, yakni sepasang burung bangau yang terbang di atas dukuh), untuk memaparkan latar “sejarah” yang akan terjadi di sana. Ruang: Dukuh Paruk yang dikelilingi ribuan hektar sawah kerontang.

Selengkapnya

First  |  Previous |   7  8  9  10  11  12  13  14  15  16   | Next  |  Last  
Halaman 12/37

Please Wait

We are processing your request.

Please do not refresh this page.