
Siapa tak kenal Genesis, grup musik legendaris asal Inggris dengan karya-karyanya yang termasyhur itu? Sebagian orang menganggapnya identik dengan Art Rock, sementara yang lain menyebutnya Progressive Rock, dan ada pula yang memasukkannya ke wilayah Classic Rock. Yang jelas, Genesis adalah sebuah grup rock yang ditunjang kepiawaian musikal tingkat tinggi para personelnya: Peter Gabriel, Mike Rutherford, Steve Hackett, Tony Banks, dan kemudian Phil Collins, serta beberapa musisi yang pernah bergabung pada masa kejayaan grup itu.
Di Indonesia, Cockpit Band adalah grup musik yang hampir identik dengan Genesis dan telah lama menjadi sebuah grup band yang digandrungi anak muda, terutama fans Genesis.
Cockpit Band didirikan di Jakarta pada tahun 1980 oleh Dadan Muchtar, Izal, Oding Nasution, Yaya Moektio, dan Joseph Martam. Vokalisnya yang paling menonjol, yang menguasai karakter vokal Peter Gabriel dan Phil Collins dan mampu tampil secara teatrikal sesuai dengan gaya Genesis ketika tampil live, adalah Freddy Tamaela (almarhum). Gaya teatrikalnya konon lebih menarik dari yang biasa dilakukan Gabriel dan Collins di panggung.

Kini, 30 tahun kemudian, Cockpit Band kembali berkiprah di dunia musik Indonesia dengan menggelar sebuah konser di Teater Salihara. Cockpit Band tidak sekadar memainkan lagu-lagu Genesis namun menghayati dan memainkannya dengan segenap kreativitas para personelnya. Dalam konser ini mereka akan memainkan album Seconds Out.
HTM Rp 100.000,- | Mahasiswa/Pelajar Rp 50.000,- (tempat terbatas)
- Galery Foto Cockpit - Seconds Out(0 click)
English








Discussion 0 Comments