Konser Musik Djaduk Ferianto & Kua Etnika
Teater Salihara
HTM Rp 50.000,- | Mahasiswa/Pelajar Rp 25.000,- (tempat terbatas)
Konser Nusa Swara merupakan bagian dari proses menafsir dan menanggapi keadaan, sebagaimana yang telah dilakukan Kua Etnika sejak awal. Judul “Nusa Swara” sendiri merupakan pemendekan dan penggabungan kata “Nusantara” dengan “swara” (yakni suara). Dengan mengacu pada “Nusantara” dan mengolah keragaman suara, sesungguhnya Kua Etnika berusaha mengingatkan betapa yang disebut “Nusantara” sesungguhnya adalah proses panjang (yang nyaris tak pernah berhenti) dari pelbagai suara yang kemudian menjadi orkestrasi bangsa kita.

Nomor-nomor yang mereka persiapkan, seperti Tresnaning Tiyang, Bromo, Reog, Sintren, memperlihatkan keragaman “suara-suara Nusantara” itu. Bahwa setiap suara bisa memperoleh haknya dan kesempatan yang sejajar untuk saling bersanding dan bertanding, untuk saling memunculkan diri dan berbunyi dalam bangunan komposisi. Beberapa komposisi lain, seperti Nirwana, Ronggeng to Latinos, Kennanemi, juga memperlihatkan eksplorasi gagasan musik Kua Etnika mengenai wawasan kebudayaan Nusantara yang mereka yakini dan hayati: bahwa Nusantara adalah sebuah kawasan dengan beragam budaya, di mana segala suara datang dari penjuru dunia.
Para pemusik Kua Etnika adalah Djaduk Ferianto, Trie Utami, Purwanto, Wibowo (I Nyoman Cau Arsana), Sukoco, Indra Gunawan, Sony Suprapto, Agus Wahyudi, Benny Fuad Herawan, Arie Senjayanto, dan Dhany Eriawan.
English







Discussion 0 Comments