Pertja
Oyag Forum
Sutradara: Benny Yohanes
Naskah: Benny Yohanes
Pemain: Irwan Jamal, Yani Mae, Ryzzki Ryzcika Riani, Yani Nurmayani, Nanan Supriatna
Teater Salihara | Rabu-Kamis, 29-30 Juni 2011, 20:30 WIB
HTM Rp 50.000,- | Mahasiswa/Pelajar Rp 25.000,- (tempat terbatas)
Naskah Pertja merupakan pemenang utama dalam Sayembara Penulisan Lakon Realis 2010 yang diselenggarakan oleh Komunitas Salihara. Bercerita tentang tiga perempuan bersaudara yang kisah hidupnya berkelindan, naskah ini digarap dengan konsep realisme urban – bentuk reapresiasi dan redefinisi konsep realisme yang tumbuh subur di era 1950-an sampai 1960-an. Dramaturgi Pertja dibangun di atas ketegangan antar-tokoh sampai kepada klimaks yang meski tidak menyelesaikan masalah tapi telah berkembang sedemikian rupa, menyisakan sejumlah pertanyaan bagi penonton. Pertja menyuguhkan manusia urban yang terjepit antara “perbudakan tata cara” dan kehendak bebas, kemiskinan dan impian kekayaan, kebangkrutan dan penyelamatan, ketercerai-beraian dan keutuhan sebuah keluarga. Naskah ini menonjolkan karakter sebagai kekuatan internal pertunjukan dan pengungkapan lapis demi lapis meta-narasi akan menjadi kekuatan estetiknya.
Naskah ini akan dimainkan oleh Oyag Forum, sebuah gabungan dari sejumlah kelompok pegiat seni teater, penulisan kreatif, dan musik yang memiliki latar belakang pendidikan formal seni. Oyag Forum didirikan pada 2008 oleh Benny Yohanes alias BenJon, Soeko Sri Setiati (Teater Re-Publik), Irwan Jamal dan M. Wail Irsyad (Teater Cassanova), Wida Waridah (Sireum Hideung), Taufik Darwis (Sarekat Ababil), Asep Holidin dan Silvester Petara Hurit (Daun Jati), S. Lawe NH (Kelompok Musik Ketuk), dan Semmi Ikra Anggara (Rose Black Theatre), yang semuanya berdomisili di Bandung.
English







Discussion 0 Comments