Belanja

20 Tahun Reformasi: Majukah Rasionalitas dan Budaya Ilmiah Kita?

Penceramah: Karlina Supelli
Ceramah

Selasa, 15 Mei 2018,
19:00 WIB
Teater Salihara

Penceramah: Karlina Supelli
GRATIS

Dua dasawarsa setelah Reformasi, demokrasi kita masih berjuang mengatasi faktor-faktor primordial. Demokrasi sesungguhnya adalah anak kandung budaya ilmiah, tetapi “demokrasi” kita justru menyuburkan irasionalitas, sebagaimana tampak dalam penggunaan media sosial, wacana politik dan birokrasi.

Apakah demokrasi, yaitu lingkungan kompetisi beragam ide dan program, sudah terselenggara? Apakah masyarakat kita yang menerima berbagai gawai terbaru semakin mencintai ilmu dan merawat semangat mencari ilmu? Apakah manusia Indonesia semakin terikat kepada komunitarianisme atau mampu menjadi individu yang merdeka? Bagaimana pula “budaya agama” yang semakin dominan menghadapi perkembangan sains mutakhir?

Ceramah kali ini menghadirkan Karlina Supelli. Ia seorang dosen filsafat yang juga giat dalam gerakan Reformasi 1998.