Belanja

Kompetisi Debat Sastra Tingkat SMA 2019

Telaah Karya Indonesia dan Belanda

20 Mei 2019 - 03 September 2019,
12:00 WIB

Buat kamu yang gemar membaca, bikin hobimu jadi menguntungkan sekarang.
Ajak teman-temanmu dan buktikan bahwa generasi kita berwawasan luas!
#bacadulubarungomong 

 

Sastra memberi kekayaan psikologis dan perspektif untuk memahami persoalan manusia dan dunia. Membaca karya Indonesia berdampingan dengan karya asing memberi pemahaman intertekstual dan memperluas horison pengetahuan. Komunitas Salihara mendorong peningkatan intelektualitas generasi muda dengan kembali mengadakan:

 

Kompetisi Debat Sastra Tingkat SMA 2019: Telaah Karya Indonesia dan Belanda

Menelaah novel Sang Raja karya Iksaka Banu (Indonesia) dan memoar Tanah Air Baru, Indonesia karya Hilde Janssen (Belanda).

Program ini kami umumkan secara resmi pada Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2019. Final kompetisi diadakan dalam memperingati Sumpah Pemuda dan Bulan Bahasa Oktober, dalam LIFEs 2019 di Komunitas Salihara.

 

Hadiah

Juara 1: Rp30.000.000

Juara 2: Rp20.000.000

Juara 3: Rp10.000.000

*pajak ditanggung pemenang

 

Batas Pengiriman

03 September 2019

tanggal kirim email atau cap pos

 

Syarat dan Ketentuan:

  • Peserta adalah kelompok yang terdiri atas 3 (tiga) sampai 7 (tujuh) siswa dari satu sekolah setingkat SMA. Boleh ada lebih dari satu kelompok dari setiap sekolah. (Sekolah boleh diwakili oleh beberapa kelompok.) Peserta boleh memberi nama kelompoknya secara bebas.

  • Bagi peserta/sekolah yang tidak bisa mendapatkan buku yang harus dibaca, sila menghubungi panitia melalui email ke [email protected] Kami akan mengirimkan naskah karya sastra yang harus dibandingkan.

  • Peserta membuat telaah dalam bahasa Indonesia setelah membaca kedua karya itu atas nama kelompok.

  • Telaah yang diunggulkan adalah yang menawarkan kedalaman pemahaman dan keluasan perspektif tentang tema-tema sehubungan dengan peralihan dari alam penjajahan ke kemerdekaan. Juga, yang menawarkan bentuk penulisan telaah yang luwes dan enak dibaca.

  • Kirim ulasan beserta data diri setiap anggota kelompok dengan melampirkan surat persetujuan resmi sekolah/perwakilan orang tua dari peserta dalam bentuk fisik (via pos) atau salinan digital (scan) ke alamat berikut:

Email: [email protected]

dengan subyek email: Kompetisi Kritik Sastra Tingkat SMA_(nama sekolah/kelompok).

Lalu kirim via pos ke Komunitas Salihara, Jl. Salihara 16 Pasar Minggu Jakarta 12520 U.P. Program Komunitas Salihara. Paling lambat 03 September 2019 (tanggal kirim email atau cap pos).

  • Juri Tahap I menilai karya tulis berdasarkan mutu argumen, pendalaman dan penggalian masalah serta ketertiban dan keindahan bahasa Indonesia yang digunakan.

  • Pengumuman Finalis Kompetisi Kritik Sastra pada awal Oktober 2019.

  • Panitia akan mengundang finalis untuk melakukan presentasi dan debat di Jakarta dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda.

  • Masing-masing kelompok finalis boleh memilih satu wakil untuk presentasi atau mengatur anggota-anggota kelompok berbicara secara bergiliran. (Gaya presentasi bebas.)

  • Juri Tahap II menilai keterampilan peserta dalam menyampaikan gagasan secara lisan dan kekuatan argumen dalam perdebatan.

  • Keputusan dewan juri tidak dapat diganggu gugat.

 

Tentang Sang Raja dan Tanah Air Baru, Indonesia

Kedua karya ini berbeda genre tetapi memiliki kedekatan. Sang Raja adalah novel tentang tokoh nyata, pengusaha besar Nitisemito, yang berjaya sepanjang dasawarsa 1920-an hingga 1950-an. Penulisan buku ini didasarkan pada riset mendalam. Tanah Air Baru, Indonesia adalah karya nonfiksi tentang empat perempuan Belanda yang memilih ikut Republik Indonesia ketika Perang Kemerdekaan. Karya ini juga didasarkan pada wawancara langsung tokoh-tokohnya yang masih hidup.

Membaca dua karya ini secara berdampingan akan memberi kita kesempatan untuk memahami peristiwa sejarah dalam perspektif yang lebih luas dan kaya.

 

Unduh Formulir