Belanja

KOMPETISI KRITIK SASTRA BANDINGAN TINGKAT SMA 2018

Sastra

Minggu, 28 Oktober 2018,
13:00 WIB

Novel memberi kekayaan psikologis dan perspektif untuk memahami persoalan manusia dan dunia. Membaca dan membandingkan novel Indonesia dan asing juga menambah pengetahuan. Komunitas Salihara mendorong peningkatan intelektualitas generasi muda dengan kembali mengadakan:

 

Kompetisi Kritik Sastra Tingkat SMA

Membandingkan novel Oeroeg karya Hella S. Hasse (Belanda) dengan Jalan Tak Ada Ujung karya Mochtar Lubis (Indonesia).

Program ini kami umumkan secara resmi pada Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2018. Acara final diadakan dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2018.

 

Hadiah

Juara 1: Rp30.000.000
Juara 2: Rp20.000.000
Juara 3: Rp10.000.000

*pajak ditanggung pemenang

 

Batas Pengiriman

03 September 2018

tanggal kirim email atau cap pos

 

Syarat dan Ketentuan:

  • Peserta adalah kelompok yang terdiri atas 3 (tiga) sampai 7 (tujuh) siswa dari satu sekolah setingkat SMA. Boleh ada lebih dari satu kelompok dari setiap sekolah. (Sekolah boleh diwakili oleh beberapa kelompok.) Peserta boleh memberi nama kelompoknya secara bebas.

  • Bagi peserta/sekolah yang tidak bisa mendapatkan buku yang harus dibaca, sila mengubungi panitia melalui email ke lifes@salihara.org. Kami akan mengirimkan naskah karya sastra yang harus dibandingkan.

  • Peserta membandingan dua karya itu dalam kelompok dan membuat ulasan dalam bahasa Indonesia atas nama kelompok.

  • Perbandingan sastra tidak dimaksudkan untuk menilai mana yang lebih bagus, tetapi untuk menggali kekayaan pada karya dan konteks sosial-budaya-politiknya.

  • Kirim ulasan beserta data diri setiap anggota kelompok dengan melampirkan surat persetujuan resmi sekolah atau salinan digital (scan)-nya ke alamat berikut:

Email: lifes@salihara.org dengan subyek email: Kompetisi Kritik Sastra Tingkat SMA_(nama sekolah/kelompok).

Lalu kirim via pos ke Komunitas Salihara, Jl. Salihara 16 Pasar Minggu Jakarta 12520 U.P. Program Komunitas Salihara. Paling lambat tanggal 03 September 2018 (tanggal kirim email atau cap pos).

  • Juri Tahap I menilai karya tulis berdasarkan mutu argumen, pendalaman dan penggalian masalah serta ketertiban dan keindahan bahasa Indonesia yang digunakan.

  • Panitia akan mengundang finalis untuk melakukan presentasi dan debat di Jakarta dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda.

  • Masing-masing kelompok finalis boleh memilih satu wakil untuk presentasi atau mengatur anggota-anggota kelompok berbicara secara bergiliran. (Gaya presentasi bebas.)

  • Juri Tahap II menilai keterampilan peserta dalam menyampaikan gagasan secara lisan dan kekuatan argumen dalam perdebatan.

  • Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat.

 

Tentang Oeroeg dan Jalan Tak Ada Ujung

Oeroeg dan Jalan Tak Ada Ujung adalah dua novel pendek yang sama-sama bercerita tentang akhir zaman penjajahan. Pada Oeroeg kita bisa melihat perspektif orang Belanda, dan pada Jalan Tak Ada Ujung kita melihat perspektif orang Indonesia. Membaca kedua novel ini akan memberi kita kesempatan untuk memahami peristiwa sejarah dalam perspektif yang lebih luas dan kaya.

Syarat dan ketentuan cek di www.salihara.org

Program ini didukung oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.