Belanja

Didi Kasi

Didi Kasi adalah pelukis, pematung, desainer aksesoris yang dilahirkan di Malang, Jawa Timur, 19 Juni 1963, dan kini menetap di Yogyakarta. Ia menamatkan pendidikan desainnya di ASRI (kini ISI) Yogyakarta pada 1985. Dan sejak 1987 ia telah berpartisipasi di sejumlah pameran bersama di Indonesia (sebagian besar di Jakarta dan Yogyakarta) dan di Singapura. Seperti “Missing Tress”, Gallery Ide Global Art, Jakarta (2008), “Lintas”, Edwin’s Gallery, Jakarta dan “Ekspansi”, Galeri Nasional Indonesia, Jakarta (2011). Terakhir “Kembar Mayang”, Museum Haji Widayat, Magelang (2012). Sementara pameran tunggalnya diselenggarakan di Duta Fine Art Gallery, Jakarta (2004, 2007) dan Gallery Sampoerna, Surabaya (2005).

Lukisannya merefleksikan ciri-ciri seni rupa tradisional yang muncul pada wayang kulit dan seni lukis kaca. Ia menampilkan figur-figur yang ganjil dalam semangat permainan yang tinggi demi mendapatkan kesegaran pengungkapan akan manusia dan masalahnya. Sementara patung-patungnya mengolah hubungan manusia dengan benda-benda keseharian. Kardus atau kemasan produk adalah salah satu bahan yang kerap ia jelajahi sebagai bahan patung. Pada pameran “Lintas”, misalnya, ia membungkus sepeda dengan kardus untuk menyatakan menjelang atau tertundanya gaya hidup sehat (bersepeda) dan betapa dominannya pembungkus (sampah) dalam kehidupan kita kini.

Didi Kasi telah meraih sejumlah prestasi dalam bidang desain. Juara I Desain Aksesoris Indonesia Femina dan Gadis, Jakarta (1992), setelah menjadi finalis untuk lomba serupa di tahun sebelumnya. Pada 1993 salah satu karyanya diganjar sebagai Karya Unik “Diamond to Day” di Jepang.

Karya