Belanja

Tintin Wulia

Merupakan lulusan jurusan Arsitektur Universitas Parahyangan dan juga memilik gelar sarjana dalam bidang musik untuk scoring film dari Berklee College of Music, Boston. Karya-karya Tintin merupakan refleksi dari berbagai ragam isu perbatasan dengan pendekatan yang serupa dengan critical geopolitics. Menggunakan bermacam media untuk menyertakan permainan dan interaktivitas dalam karyanya, Tintin juga kerap menghasilkan karya dengan menggunakan video, mural, obyek, teks, instalasi dan performance.secara terpisah. Tintin pernah berpartisipasi dalam beberapa pameran berskala internasional, seperti Istanbul Biennial (2005), Yokohama Triennial (2005), Jakarta Biennale (2006 dan 2009). Ia juga pernah terlibat dalam Be(com)ing Dutch di Van Abbemuseum, Eindhoven, Belanda (2008); Geopolitics of Animation di Centro Andaluz de Arte Contemporanea, Seville, Spanyol (2008); Transfiguration: Indonesian Mythologies di Espace Culturel Loius Vuitton, Paris, Prancis (2011); Insomnia di Institute of Contemporary Art, London, Inggris (2005); FACT di Liverpool Biennial, Liverpool, Inggris (2006); Clermont-Ferrand Short Film Festival, Clermont-Ferrand, Prancis (2008); dan International Film Festival, Rotterdam, Belanda (2005 dan 2009). Saat ini, ia merupakan penerima beasiswa Australian Postgraduate dari RMIT University, Melbourne, Australia untuk riset PHD berbasis praktik dalam bidang seni. Untuk kawasan Eropa, Tintin direpresentasikan oleh Motive Gallery di Amsterdam, Belanda.

Karya