Belanja

Di Ruang-Ruang Terbuka Salihara

Indyra, I Made Wiguna Valasara, Nus Salomo, Purjito (Indonesia)

17 September 2016 - 06 November 2016,
19:00 WIB
Kompleks Komunitas Salihara

Program seni rupa Di Ruang-Ruang Terbuka Salihara akan mengawali SIPFest 2016. Dalam program ini pengunjung bisa menikmati sajian karya-karya seni rupa site-specific yang digelar di ruang-ruang terbuka Komunitas Salihara. Ini program yang mencoba menantang kreativitas seniman dalam berhadapan dengan ruang sebagai tempat penciptaan karya. Hasilnya adalah beragam karya dengan beragam pendekatan dan gaya.

Ada instalasi Gurita Salihara karya Nus Salomo di dinding atas Anjung Salihara. Ada instalasi Migration (Memori Eksistensi Alam) karya I Made Wiguna Valasara berupa sekelompok burung terbang. Sementara Purjito menampilkan patung Abdurrahman Wahid, mantan Presiden RI dan pemikir Islam yang amat menghargai keberagaman dan kebebasan individu. Indyra menggambar mural trimatra berjudul Be A Daydreamer & A Night Thinker yang menyiratkan posisi Komunitas Salihara sebagai tempat merawat gagasan dan pemikiran.

Empat perupa ini telah mendapatkan pengakuan nasional dan internasional atas kiprah mereka. Valasara pernah menjadi Finalis UOB Painting of the Year, Singapura (2012). Indyra banyak mengeksplorasi tubuh perempuan dalam lukisan-lukisannya. Nus Salomo punya bekerja di industri hiburan Hollywood. Purjito berpengalaman dalam mengerjakan patung publik di sejumlah kota di Indonesia.