Belanja

Pameran Haris Purnomo

Luka

27 April 2014 - 11 Mei 2014,
11:00 - 22:00
Galeri Salihara

Wajah dan rajah naga. Sesekali plester melintang di batang hidung atau menutupi hampir seluruh wajah. Plester itu seakan hendak menutupi luka dari tatapan orang ramai. Lewat lukisan-lukisan bercorak realisme fotografis ini, Haris Purnomo mengangkat kembali metafora luka dalam seni modern di Indonesia. Namun, berbeda dari seniman lainnya, luka dalam lukisan Haris tidak kasatmata sepenuhnya. Ia hanya bisa diteropong dengan kesadaran dan pandangan kritis terhadap realitas sosial, ekonomi dan politik.

Inilah karya-karya terbaru Haris Purnomo yang akan ditampilkan dalam Luka. Haris akan memamerkan sekitar 13 lukisan berukuran besar, video dan sebuah instalasi yang terdiri atas sekitar 50 figur dalam ukuran manusia normal. Haris melukis tokoh-tokoh terkenal di Indonesia: Sukarno, Abdurrahman Wahid, Munir—sebagian lainnya adalah sosok yang hanya secara personal dikenal oleh Haris.

Haris Purnomo adalah seniman keluaran ISI Yogyakarta. Ia pernah bergabung dengan kelompok PIPA (Kepribadian Apa) yang menyindir dan mempertanyakan kepribadian nasional dalam lukisan Indonesia modern. Ia juga pernah bergabung dalam Gerakan Seni Rupa Baru Indonesia.