Belanja

Perang, Kata dan Rupa

16 Juli 2009 - 15 Agustus 2009,
10:00 - 19:00
Galeri Salihara

Pada Festival Salihara tahun lalu, Galeri Salihara menggelar pameran bertajuk Dari Penjara ke Pigura, menampilkan karya-karya yang berangkat dari penafsiran teks-teks tentang kemerdekaan yang ditulis para pejuang di dalam penjara. Tema kemerdekaan itu dipilih sebagai penegasan sikap Komunitas Salihara dalam memperjuangkan dan memelihara iklim kebebasan berekspresi di negeri kita.

Sebagai kelanjutan dari sikap tersebut, dalam Festival Salihara 2009, Komunitas Salihara memilih sejumlah puisi perang.sebagai bahan inspirasi karya rupa yang hendak dipamerkan. Kita tahu, di dalam puisi perang tidak hanya terbayang pertikaian fisik, kecamuk senjata dan kekacauan suasana; melainkan juga terbaca beragam pernyataan dan ekspresi estetik dalam memperjuangkan kebebasan. Pameran seni rupa Perang, Kata dan Rupa menampilkan lukisan dan instalasi, karya-karya perupa sebagai berikut: Aminudin T. H. Siregar, Chandra Johan, Jopram, Jumaadi, Mujahidin Nurrahman, Putu Sutawijaya, R. E. Hartanto, Jompet Kuswidananto, Teguh Ostenrik, Ugo Untoro, Wayan Suja, Wilman Hermana, dan Yustoni Volunteero.

Ketigabelas perupa ini akan menafsirkan puisi karya Acep Zamzam Noor, Agam Wispi, Chairil Anwar, Goenawan Mohamad, Iswandi, Nirwan Dewanto, Rivai Apin, Sitok Srengenge, Subagiyo Sastrowardoyo, Toto Sudarto Bachtiar, dan Triyanto Triwikromo.