Kompetisi Debat Sastra 2021: Catatan Penjurian Tahap 1

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

Pada hari Jumat, 24 September 2021, telah dilaksanakan Penjurian Tahap I Kompetisi Debat Sastra 2021 Komunitas Salihara, bertempat di platform virtual. Dewan Juri dalam Penjurian Tahap I ini, yaitu:

    1. Sri Astuti
    2. Fariq Alfaruqi
    3. Nukila Amal

Berdasarkan hasil penjurian dan diskusi yang dilaksanakan, Dewan Juri mengambil keputusan finalis Kompetisi Debat Sastra 2021 adalah:

 

Manifestasi Diri Autentik: Hasrat Individu Mendobrak Belenggu

karya

Kelompok Bunga Merah (SMAN 3 Yogyakarta)

 

Dan :

 

Berkaca di Cermin Retak: Representasi dan Kritik Sosial Budaya dalam Novel Semasa Kecil di Kampung Karya Muhammad Radjab dan Pater Pancali Karya Bibhutibhushan Banerji

karya

Kelompok Karsa (SMA Katolik St. Albertus Malang)

 

Dengan catatan juri sebagai berikut:

Telaah berjudul “Manifestasi Diri Autentik: Hasrat Individu Mendobrak Belenggu” oleh kelompok Bunga Merah menawarkan pembacaan yang spesifik. Jika kebanyakan peserta lain pada umumnya menawarkan pendekatan sosiologi dan antropologi sastra, makalah ini menggali sisi kontemplatif tokoh secara filosofis. Kelompok Bunga Merah juga menuliskannya dengan mendalam, sistematik dan bahasa yang baik. 

Telaah berjudul “Berkaca di Cermin Retak” oleh kelompok Karsa menawarkan perspektif yang segar, yaitu bahwa di balik suatu representasi budaya terdapat kesenjangan, antara lain kesenjangan gender, sosial, dan ekonomi. Kelompok Karsa menulis makalah ini dengan analisa yang tajam dan sistematik. 

Kedua makalah ini hadir dengan argumentasi yang berbeda, sehingga layak didebatkan di tahap Final Kompetisi Debat Sastra Komunitas Salihara 2021. 

 

Dewan Juri Kompetisi Debat Sastra Tingkat SMA Komunitas Salihara 2021

Sri Astuti
Fariq Alfaruqi
Nukila Amal

 

KLIK DI SINI UNTUK UNDUH CATATAN PENJURIAN TAHAP 1

Shopping Basket

Berlangganan Newsletter