- Ruang Pers
Jakarta, 14 November 2024 – Komunitas Salihara bekerja sama dengan ArtSociates menggelar pameran dua seniman yang bertajuk Theatre and the Other Self. Pameran ini menampilkan karya-karya dari Mujahidin Nurrahman dan
Jakarta, 14 November 2024 – Komunitas Salihara bekerja sama dengan ArtSociates menggelar pameran dua seniman yang bertajuk Theatre and the Other Self. Pameran ini menampilkan karya-karya dari Mujahidin Nurrahman dan
Jakarta, 01 November 2024 – Komunitas Salihara akan menghadirkan teater menarik yang bertajuk Foolish Doom persembahan dari Tiny Colossus Productions. Pertunjukan ini adalah bagian dari rangkaian acara Pesta Boneka–yang berpusat
Galeri Saliharanyaris gelap total. Numen Company, kelompok teater asal Jerman mengajak seluruh pengunjung memasuki ruangan. Di tengah panggung galeri, suasana alam kematian dimunculkan pada set sebuah makam dengan batu nisan
Setelah enam tahun, Lucy Guerin Inc. —kelompok tari kontemporer asal Australia—kembali menginjakkan kakinya di panggung Salihara International Performing Arts Festival (SIPFest) 2024. Kali ini Lucy Guerin bersama dengan dua penarinya
Penulis: Ezra Reyhan M Dewa Alit, komposer gamelan kontemporer, bersama grup musik Gamelan Salukat, pada 20-21 Agustus lalu, menampilkan pertunjukan Chasing the Phantom di SIPFest 2024. Dewa Alit menampilkan tiga
Made to Believe adalah proyek kedua dari grup jazz kontemporer LOVE IS. Grup ini beranggotakan Jason Mountario, Kelvin Andreas, Sri Hanuraga, dan Rainer James. Karya ini mengusung tema tentang ambiguitas
Jecko Siompo dikenal sebagai koreografer dengan eksplorasi gerakan hewan. Ia menyusun karya terbarunya bertajuk KUSUKUSU II sejak 2022. Salah satu fragmen menarik dalam karya ini adalah refleksi Jecko pada pulau
Jakarta, 14 September 2024 – Komunitas Salihara kembali dengan program tari, menghadirkan rangkaian pertunjukan tari kontemporer dari Dansity pada 21-22 September mendatang. Acara ini menghadirkan empat karya dari empat koreografer
Jakarta, 12 September 2024 – Pertunjukkan Tanda Cinta oleh Teater Koma menjadi penanda berakhirnya Salihara International Performing Arts Festival (SIPFest) 2024 pada 31 Agustus lalu. Sebelumnya SIPFest–yang menjadi festival terbesar
Jakarta, 10 September 2024 – Komunitas Salihara mendapatkan “The Praemium Imperiale Grant for Young Artists” dari The Japan Art Association atas upaya dalam merawat kebebasan berpikir dan berekspresi melalui penyediaan