- Blog
Yacobus Ari Respati Tulisan ini adalah tanggapan mengenai tiga sesi program Zoom In Seni Rupa Indonesia dan Internasionalisme Baru (2020). Webinar Seni Rupa Indonesia dan Internasionalisme Baru oleh Komunitas
Yacobus Ari Respati Tulisan ini adalah tanggapan mengenai tiga sesi program Zoom In Seni Rupa Indonesia dan Internasionalisme Baru (2020). Webinar Seni Rupa Indonesia dan Internasionalisme Baru oleh Komunitas
Kanjeng Raden Ayu Trisutji Djuliati Kamal, atau lebih dikenal dengan Trisutji Kamal, memadukan musik tradisional dan modern, gamelan dan anasir musik Islami. Ia memainkan musik daerah di Indonesia dengan instrumen
Puisi tak selamanya harus indah. Adakalanya para sastrawan ingin mengungkapkan kejengkelan dan protes. Jika puisi liris identik dengan balutan kata yang indah, puisi non liris berlaku lain. Ia melepaskan diri
Nama Heinrich von Kleist (1777-1811) di Indonesia barangkali tak setenar para pengarang Jerman klasik lainnya seperti Goethe dan Rilke. Padahal karya-karyanya mewakili salah satu yang terpenting pada masa-masa romantik awal
Kata siapa puisi harus dirangkai dengan kata-kata yang rumit? Melalui karya-karya Joko Pinurbo alias Jokpin, kita bisa tahu kalau ternyata puisi bergaya liris dapat dirangkai dengan perpaduan narasi jenaka dan
Tokoh-tokoh di dalam karya sastra tidak mesti selalu digambarkan sebagai manusia ideal, terpelajar, maupun pahlawan yang dianggap identik dengan realita. Terkadang pengertian mengenai realita itu sendiri juga perlu dipertanyakan. Kali
Hidup memang tak melulu tentang kenyataan, kadang kita perlu sedikit “istirahat” dari realita. Kita perlu berimajinasi. Sastrawan kita pun punya cara tersendiri untuk menghadapi kenyataan. Mereka menyulap realita dengan menyisipkan
Selain dikenal sebagai pengarang novel Harimau Harimau dan Senja di Jakarta, Mochtar Lubis (1922-2004) adalah salah satu tokoh jurnalis yang berperan penting dalam perkembangan pers di Indonesia. Ia adalah pendiri
Apa yang kamu ketahui tentang peristiwa 30 September 1965? Selain menjadi peristiwa kelam dalam sejarah Indonesia, tekanan politik kala itu sesungguhnya banyak mempengaruhi geliat sastra kita lho. Para sastrawan tidak
Memasuki perguruan tinggi tentu menjadi masa transisi besar yang ditunggu-tunggu setiap anak SMA. Selain menemui pengalaman baru, kuliah juga menjadi masa yang tepat untuk mengeksplorasi banyak hal dan kegiatan baru.