- Blog
Catatan pendek pemikiran Parakitri T. Simbolon. Apa artinya menjadi Indonesia? Pertanyaan ini terdengar sederhana, namun kita masih berhati-hati untuk memberikan jawaban yang pasti. Dalam konteks hari ini, ketika identitas
Catatan pendek pemikiran Parakitri T. Simbolon. Apa artinya menjadi Indonesia? Pertanyaan ini terdengar sederhana, namun kita masih berhati-hati untuk memberikan jawaban yang pasti. Dalam konteks hari ini, ketika identitas
Pada 2025 ini, sudah 80 tahun Indonesia merdeka. Perjalanan panjang dilewati untuk mempertahankan kemerdekaan bangsa hingga hari ini. Meski dalam perjalanannya kita melalui berbagai fenomena yang mencederai kemerdekaan tersebut, dari
Berdasarkan hasil penjurian dan diskusi yang dilaksanakan, Dewan Juri memutuskan bahwa dua orang yang terpilih menjadi Penerima Beasiswa Kelas Menulis Lakon 2025, yaitu adalah Majid Amrullah Alifya Maheswari Putri Wibowo
Catatan pendek presentasi karya Aliansi Teras pada SIPFest 2024 Arsip pembentukan sebuah negara menjadi harta penting untuk merefleksikan kembali apa yang menjadi cita-cita bangsa dan apakah ia dapat terwujud
Pintu masuk Galeri Salihara membawa kaki kita pada sebuah ruang gelap, sempit, dengan atap terpal, alas karpet, buntalan kain dan tumpukan bantal di pinggirnya. Sebuah cahaya temaram memperlihatkan sepasang kerangka
Galeri Saliharanyaris gelap total. Numen Company, kelompok teater asal Jerman mengajak seluruh pengunjung memasuki ruangan. Di tengah panggung galeri, suasana alam kematian dimunculkan pada set sebuah makam dengan batu nisan
Setelah enam tahun, Lucy Guerin Inc. —kelompok tari kontemporer asal Australia—kembali menginjakkan kakinya di panggung Salihara International Performing Arts Festival (SIPFest) 2024. Kali ini Lucy Guerin bersama dengan dua penarinya
Penulis: Ezra Reyhan M Dewa Alit, komposer gamelan kontemporer, bersama grup musik Gamelan Salukat, pada 20-21 Agustus lalu, menampilkan pertunjukan Chasing the Phantom di SIPFest 2024. Dewa Alit menampilkan tiga
Made to Believe adalah proyek kedua dari grup jazz kontemporer LOVE IS. Grup ini beranggotakan Jason Mountario, Kelvin Andreas, Sri Hanuraga, dan Rainer James. Karya ini mengusung tema tentang ambiguitas
Jecko Siompo dikenal sebagai koreografer dengan eksplorasi gerakan hewan. Ia menyusun karya terbarunya bertajuk KUSUKUSU II sejak 2022. Salah satu fragmen menarik dalam karya ini adalah refleksi Jecko pada pulau