- Blog
Apa yang terlintas di kepala kita jika mendengar atau membaca nama Jean-Baptiste Phou? Barangkali di kepala kita masih kosong, namun remang-remang kita akan menemukan beberapa kata kunci ketika mendengar namanya
Apa yang terlintas di kepala kita jika mendengar atau membaca nama Jean-Baptiste Phou? Barangkali di kepala kita masih kosong, namun remang-remang kita akan menemukan beberapa kata kunci ketika mendengar namanya
Johary Ravaloson menulis novel Vol à vif (2016) yang kemudian diterjemahkan dalam bahasa Indonesia dengan judul Perburuan (Marjin Kiri, 2022). Novel tersebut juga mendapatkan penghargaan Prix du livre insulaire 2016
Karya-karya sastra yang muncul dari penulis perempuan, tidak selalu mulus dalam perjalanannya. Ia mengalami rintangan juga diskriminasi terutama dari para kritikus sastra. Di Indonesia misalnya, karya-karya Toeti Heraty juga S.
Pada 1973, lima orang perupa bersepakat mendirikan sebuah biro desain berbadan hukum Perseroan Terbatas (PT) yang diberi nama Decenta (Design Center Association). Kesepakatan ini diputuskan setelah berhasil mengerjakan proyek Convention
Prancis dikenal dengan arsitektur yang indah dan beragam. Bahkan beberapa sumber tertulis mengatakan berkat arsitektur yang indah dan beragam tersebut Prancis dikatakan sebagai negara paling stylish di dunia. Yang sangat
Kehadiran penyair dan sastrawan perempuan dalam gelanggang kesusastraan Indonesia tidak sebanyak nama-nama sastrawan laki-laki di awal abad 20-an. Meski begitu, kehadiran mereka tidak kalah penting untuk dibicarakan baik dari sisi
Komik menjadi salah satu bacaan yang banyak digandrungi di setiap negara. Penyampaian alur cerita yang disertai dengan ilustrasi adegan menjadi hal yang seru untuk diikuti. Di Indonesia budaya perkomikan juga
Sastra juga tak bisa berjarak dengan cerita-cerita yang memiliki tempat tersendiri pada adegan seks atau kita seringkali mengaitkannya dengan istilah erotika. Cerita-cerita yang memuat adegan seks ini tak hanya dituliskan
Ditulis oleh Telaga Kasih Di dalam ruang galeri dengan tembok cekung seperti dalam tabung, penonton duduk berlesehan. Layar berukuran 1 x 1.5 meter dengan cahaya temaram ada di depan
“I swallowed an iron moon they called it a screw I swallowed industrial wastewater and unemployment forms bent over machines, our youth died young I swallowed labour, I swallowed poverty